Berdasarkan makna yang terkandung di dalamnya, ada kalimat konotasi dan kalimat denotasi. Kalimat konotasi adalah kalimat yang mengandung makna yang bukan sebenarnya (konotatif). Sedangkan Kalimat Denotasi adalah kalimat yang mengandung makna sebenarnya (denotatif). Berikut ini contoh kalimat yang menggunakan makna denotasi. Semoga Contoh Kalimat Konotasi dan Denotasi Bahasa Indonesia ini nantinya dapat bermanfaat bagi Anda. Berikut ini contoh kalimat yang mengandung makna konotasi dan denotasi.

20 Contoh Kalimat Konotasi
  1. Tono menyarankan agar masalah yang tengah mendera keluarga Zulfikar harus dihadapi dengan kepala dingin.
    (kepala dingin = sabar, tenang)
  2. Telur mata sapi adalah salah satu makanan kesukaan Bambang.
    (telur mata sapi = telur ceplok)
  3. Bukannya melerai perkelahian, orang itu malah mengadu domba.
    (adu domba = memecah belah persatuan, membuat agar kedua pihak berkelahi)
  4. Sutarno berat hati meninggalkan istrinya sendirian di rumah.
    (berat hati = tidak tega)
  5. Gayus sedang dihadapkan ke meja hijau atas keterlibatannya dalam kasus korupsi.
    (meja hijau = pengadilan)
  6. Aga tidak mau berpangku tangan meski ayahnya adalah pengusaha kaya.
    (berpangku tangan = tidak berbuat apa-apa)
  7. Akal bulus Jarwo ternyata sudah diketahui oleh adiknya.
    (akal bulus = tipu muslihat yang licik)
  8. Hafiz tetap bersabar menghadapi orang yang besar kepala.
    (besar kepala = sombong)
  9. Priyatno naik darah ketika dirinya dituding sebagai pencuri motor milik Parjo.
    (naik darah = marah)
  10. Tukimin merasa sedih karena rumahnya dilalap oleh si jago merah.
    (si jago merah = api kebakaran)
  11. Karim Benzema pernah bekerja sebagai kuli tinta.
    (kuli tinta = wartawan)
  12. Dinda hanya bisa seperti peti es ketika dimarahi oleh ayahnya.
    (peti es = diam)
  13. Kabar kenaikan harga BBM rupanya bukan sekadar kabar angin saja.
    (kabar angin = berita yang kebenarannya belum jelas)
  14. Tina tidak mau campur tangan dengan masalah Tini.
    (campur tangan = ikut mencampuri urusan orang lain)
  15. Joni hanya bisa gigit jari setelah dikhianati temannya.
    (gigit jari = kecewa)
  16. Banyak pahlawan yang telah gugur dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
    (gugur = mati)
  17. Jokowi dan Prabowo bersaing dalam memperebutkan kursi presiden.
    (kursi presiden = jabatan sebagai presiden)
  18. Bukannya ikut membantu mengungkap siapa pelakunya, sejumlah pejabat cuci tangan dalam masalah korupsi.
    (cuci tangan = tidak ikut campur)
  19. Inah kebingungan menasihati anaknya yang kepala batu.
    (kepala batu = keras kepala)
  20. Akibat krisis moneter yang pernah melanda negeri ini, Marjuki sempat gulung tikar.
    (gulung tikar = bangkrut)
10 Contoh Kalimat Denotasi
  1. Fajar sedang memeriksa kesehatan mata sapi.
  2. Kambing hitam milik Daryono cuma ada satu.
  3. Lisa kebingungan mengatasi kebiasaan adiknya yang sering menggigit jari.
  4. Adi mencuci tangan sebelum makan.
  5. Fandi naik pohon untuk memetik buah mangga.
  6. Faiz sedang asyik memandangi daun-daun yang gugur ditiup angin.
  7. Kakek sedang duduk di kursi goyang.
  8. Ibu pergi ke pasar membeli telur ayam.
  9. Ayah senang karena mendapatkan gaji bulanan yang lebih besar dari sebelumnya.
  10. Feri tidak berangkat sekolah karena sakit kepala.